80 Ribu Sekolah Siap Direvitalisasi, Menteri Dikdasmen Beber Target Ambisius Pemerintah hingga 2026

Menteri Dikdasmen Abdul Mu'ti mengumumkan target pemerintah untuk merevitalisasi lebih dari 80.000 sekolah selama 2025-2026. Program ambisius ini mencakup perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas pembelajaran, dan integrasi teknologi digital dalam pendidikan nasional.

Jun 13, 2026 - 21:22
Jun 13, 2026 - 21:22
 0  1
80 Ribu Sekolah Siap Direvitalisasi, Menteri Dikdasmen Beber Target Ambisius Pemerintah hingga 2026

Reyben - Pemerintah Indonesia sedang menggenjot upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui program revitalisasi sekolah yang sangat masif. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Abdul Mu'ti mengumumkan bahwa target pemerintah untuk periode 2025-2026 adalah melakukan revitalisasi terhadap lebih dari 80.000 satuan pendidikan di seluruh nusantara. Angka tersebut menunjukkan komitmen pemerintah yang sangat serius dalam membenahi infrastruktur pendidikan yang masih memerlukan banyak perbaikan di berbagai daerah.

Program revitalisasi ini bukan sekadar slogan kosong, melainkan manifestasi konkret dari upaya memperkuat fondasi pendidikan Indonesia. Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa setiap sekolah yang akan direvitalisasi akan mendapatkan perhatian khusus, mulai dari perbaikan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas pembelajaran, hingga pengembangan sumber daya manusia. Menteri ini percaya bahwa dengan memperbaiki kondisi sekolah-sekolah di tingkat dasar dan menengah, maka akses pendidikan berkualitas akan semakin merata ke seluruh wilayah Indonesia, baik di kota besar maupun daerah terpencil.

Ketika berbicara mengenai progress atau kemajuan program tersebut, Abdul Mu'ti menampilkan optimisme yang tinggi. Ia memaparkan bahwa persiapan sudah berlangsung dengan matang, melibatkan berbagai stakeholder mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat lokal. Tim-tim telah diidentifikasi untuk memastikan bahwa revitalisasi berjalan efisien dan tepat sasaran. Transparansi juga menjadi kunci penting dalam pelaksanaan program ini, sehingga masyarakat dapat memantau langsung bagaimana dana dan sumber daya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak bangsa.

Untuk mencapai target ambisius ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang signifikan dalam APBN. Investasi ini diharapkan akan menghasilkan dampak jangka panjang yang berkelanjutan bagi sistem pendidikan nasional. Dengan lebih dari 80.000 sekolah yang akan direvitalisasi dalam dua tahun ke depan, Indonesia sedang mempersiapkan generasi penerus yang lebih terampil dan berpengetahuan luas. Program ini juga diharapkan dapat mengurangi kesenjangan mutu pendidikan antara sekolah-sekolah favorit dan sekolah-sekolah yang berada di lokasi kurang strategis.

Selain itu, revitalisasi sekolah juga mencakup aspek digital dan adaptasi pembelajaran modern. Abdul Mu'ti menekankan bahwa era digital menuntut sekolah-sekolah untuk tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga mengintegrasikan teknologi informasi dalam proses pembelajaran. Hal ini penting mengingat dinamika global yang terus berubah dan tuntutan industri 4.0 yang memerlukan tenaga kerja yang adaptif dan inovatif. Dengan demikian, revitalisasi 80.000-an sekolah ini bukan hanya tentang perbaikan infrastruktur, melainkan transformasi menyeluruh dari ekosistem pendidikan Indonesia.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow